Rabu, 30 November 2011

Tentang Ujian

Assalamu'alaikum Wr Wb

Kali ini sedikit mengulas tentang sesuatu yang membuat beberapa orang "dag.dig.dug" dan menghela napas panjang saat mendengarnya yaaa..? (iyyaaa)

apakah itu??

UJIAN

Mendengar namanya saja sudah seram dan membuat kita berimajinasi dengan konotasi yang buruk, Ujian - Susah - Gagal. Waaaah.. benar-benar sukses jadi STRESS

Ujian terbagi menjadi 2 macam : ujian tulis, ujian lisan, ujian praktek, ujian hati, ujian berupa masalah dan sebagainya (ternyata lebih dari 2, hihihihi)

sebenarnya memang hanya 2 macam, yaitu jika ditinjau dari si pemberi ujian tersebut.
1. Ujian dari guru/dosen/pendidik/orang lain
2. Ujian dari Allah (masalah dalam hidup)

kedua macam ujian itu memang sangat mudah membuat kita stres dan kelimpungan untuk mengatasinya. Kabar baiknya, ada beberapa fakta yang membuat kita bisa lebih tenang menghadapi mereka yang memiliki banyak kesamaan ini.

berikut beberapa fakta yang harus kita ketahui supaya menjadi lebih percaya diri dalam menghadapi ujian :
1. Mungkinkah guru memberikan ujian iseng-iseng begitu saja tanpa tujuan?
2. Mungkinkah guru memberikan ujian kepada anak didiknya tanpa menyiapkan jawabannya?
3. Mungkinkah guru memberikan ujian tanpa mempersiapkan anak didiknya?
4. Mungkinkah guru memberikan ujian anak SMA kepada anak SD?
5. Mungkinkah guru tidak menaikkan kelas anak didiknya yang mampu menjawab ujian?

Naaah, guru saja begitu, apalagi Allah??
1. Mungkinkah Allah menurunkan masalah iseng-iseng begitu saja, tanpa tujuan?
2. Mana mungkin Allah menurunkan masalah kepada Anda tanpa menyiapkan solusinya?
3. Mana mungkin Allah menurunkan masalah tanpa mempersiapkan Anda dahulu?!
4. Mana mungkin Allah menurunkan masalah yang Anda tidak mampu mengatasinya?!
5. Mana mungkin Allah tidak mengangkat derajad Anda ketika Anda mampu mengatasinya!
(sumber : Percepatan Rezeki Dalam 40 Hari Dengan Otak Kanan)

Begitulah fakta yang ada dalam setiap ujian (masalah) yang sering membatasi langkah kita. Demikian setelah tahu fakta-fakta di atas, memang selayaknya kita harus lebih percaya diri dan optimis dalam menghadapi ujian. Ya, karena ujian-ujian itu pasti mudah, telah kita pelajari sebelumnya, sesuai dengan kemampuan kita, telah disiapkan solusinya dan ada karena tujuan yang baik untuk kita.

Seorang guru memberi soal ujian berdasar apa yang telah beliau ajarkan dan dengan porsi yang sesuai kapasitas muridnya untuk mengukur layak/tidak si murid naik kelas. Dan begitu pula cara-Nya dalam mendidik kita.

lalu saat semua ujian itu telah berlalu, mari kita bersorak gembira. "HORREEEEEE!!!Aku naik kelas!!"
\(^_*)/

Semangka! <(^_^)/ \(^_^)>
*special thanks to mbakyu

semoga bermanfaat

Wassalamu'alaikum Wr Wb

Tidak ada komentar: