Minggu, 16 September 2012

Do What You Love or Love What You Do??!

Salam

Terusik sekali saat membaca sebuah kalimat di jejaring sosial yang intinya seperti ini -> "Kerjakanlah apa yang kamu cintai, maka kamu tidak akan pernah mengatakan AKU BERANGKAT KERJA"

KERJA???ya.. kerja adalah melakukan suatu aktivitas untuk menghasilkan uang. Dan kalimat di atas itu memang sangat benar. Saat kita melakukan aktivitas yang kita sukai (hobi) yang menghasilkan uang, apa kita masih akan mengatakan AKU BERANGKAT KERJA dengan nada memelas pada Senin pagi??
Dalam kehidupan nyata (bukan berarti kita hidup di dunia fana), fakta yang terjadi sebagian besar orang pergi ke kantor mereka dengan berat kaki, hati dan jiwa. Ya, karena mereka tidak mencintai apa yang mereka kerjakan.
Sebuah ungkapan, "DO WHAT U LOVE AND LOVE WHAT U DO" terdengar sangat indah dan mudah.  Namun ketika situasi yang kurang berkenan dengan hati telah hadir di hadapan mata, sangat sulit untuk tetap mengikrarkan LOVE WHAT U DO. 
Sedangkan kalimat DO WHAT U LOVE adalah frase yang sangat sedikit dijalankan oleh sebagian besar dari kita. 
Mengapa?
Mengapa hobi melukis tidak mendapat apresiasi yang baik dari para orang tua?
Mengapa menari hanya bisa dijadikan hobi?
Mengapa banyak sekali orang ingin menjadi dokter?
Mengapa masih banyak orang tua yang ingin anaknya menjadi apa yang mereka inginkan??bukan menjadi apa yang anak mereka mau.
Mengapa ada banyak sarjana yang pengangguran?

Pertanyaan-pertanyaan di atas adalah rentetan alasan sebagian dari kita pada akhirnya melakukan/melakoni pekerjaan yang tidak kita cintai.
- Bakat melukis dari seseorang akan terpendam dan mati tanpa adanya dukungan yang baik dari orang tuanya.
- Profesi sebagai penari bukanlah profesi yang banyak diidamkan orang
- Menjadi dokter adalah impian banyak orang. Bisa membantu banyak orang, banyak pahala, dan banyak UANG.
- Sering sekali obsesi orang tua terhadap anaknya sangat mengikat dan menyurutkan cita-cita serta bakat yang ada dalam diri mereka.
- Sarjana-sarjana yang pengangguran ini sebagian adalah korban dari kesalahan memilih jalan. Mereka ingin menjadi fotografer, namun bergabung di fakultas teknik. Mereka ingin menjadi arsitek, namun masuk di fakultas kedokteran.

Sedikit susah memang, menyesuaikan apa yang kita sukai dengan apa yang kita butuhkan. Tapi apapun yang tidak dikerjakan dengan hati, akan sulit memberikan timbal balik yang indah bagi diri kita sendiri. Jadi, DO WHAT U LOVE atau LOVE WHAT U DO
its all about choices

Semoga Bermanfaat

Tidak ada komentar: